Ganguan Sinyal HP Penerbangan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Ganguan Sinyal HP Penerbangan

Post  Arif on Tue Aug 12, 2008 4:09 pm

Aslmualaikum.....
Yth..temen-temen ex-/or post-is in politama beloved.
.....FYA.....
Melanjutkan diskusi kita tentang "Gangguan Sinyal HP pada Penerbangan" yang sempet diangkat di milis ini beberapa waktu lalu, dari teman ke temen yang lain ingin sharing beberapa informasi yang didapatkan akhir-akhir ini dari beberapa rekanku, baik temen-temen kuliah maupun kolega dari Singapura dan Italia.
Trainer dari Italia, yang juga menjabat sebagai Engineering Manager di Avio Propulsione Aerospaziale, sebuah perusahaan perawatan mesin pesawat terutama gas turbine engine. Dia bercerita, saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah selidik punya selidik ternyata ada salah satu petugas sedang menggunaka HP didalam ruangan uji mesin turbin tersebut. Jika kita amati, wajar ini terjadi karena apabila frekwensi HP dengan mesin turbin tersebut kebetulan sama dan sinergi akan berakibat mengganggu operasional turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati. Bisa dikatakan terjadi sebuah kasus yang dikenal dengan Resonansi.
Memang kemungkinan terjadinya relatif kecil sekali karena untuk Gas Turbine Engine biasanya perputarannya bisa 9,000-15,000 RPM (atau 150-250 Hz).
Aku juga memperoleh informasi dari temenku di GMF AeroAsia yang didapat dari ASRS (Aviation Safety Reporting System) bahwa HP mempunyai kontribusi terhadap keselamatan penerbangan. Beberapa kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh HP. Mungkin informasi berikut ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terlebih yang sering menggunakan jasa penerbangan.

Contoh kasusnya antara lain:
Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja "take-off" dari bandara Zurich , Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal HP terhadap sistem kemudi pesawat.
Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di flight compartment terus meraung-raung. Ternyata, sebuah HP di dalam kopor di cargo compartment lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi.
Boeing 747 milik Qantas tiba-tiba "banking" ke satu sisi dan harus "climb" lagi setinggi 700 ft ketika sedang "final approach" saat "landing" di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena ada tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player dan electronic game masing-masing.

Aku jadi teringat dengan kecelakaan Mandala Air di Polonia, Medan beberapa waktu lalu. Dimana satu engine "failed" saat "take-off". Memang dari report KNKT menginformasikan bahwa penyebab kecelakaan tersebut dikarenakan salah satu "blade" pada mesinnya sudah dalam kondisi yang "unacceptable". Tapi melihat dari kebiasaan masyarakat Indonesia yang masih banyak menyalakan HP saat terbang ataupun sesaat sebelum "landing", dimungkinkan terjadi Resonansi yang berulang-ulang, sehingga terakumulasi dan mengakibatkan kegagalan katastropik pada struktur "blade" mesin gas turbin tersebut.
Bisa jadi kecelakaan Boeing 737-400 milik Garuda Indonesia di Adi Sucipto, Yogyakarta bulan Maret lalu disebabkan pula oleh gangguan sinyal HP. Memang sementara ini "suspect"-nya masih mengarah ke Human Error.

Memang frequency yang dipakai HP di Indonesia umumnya antara 800-1900MHz, tapi HP kan bukan hanya menerima dan mengirimkan gelombang radio. HP juga meradiasikan energi listrik untuk menjangkau BTS-nya (Base Transceiver Station). Misalkan, kita sedang terbang pada ketinggian 35,000 ft (sekitar 10.668 km). Berapa energi yang dibutuhkan sebuah HP untuk dapat menjangkau sebuah BTS di darat? Sehingga dari sini dapat kita besarnya energi yang berpotensi untuk diradiasikan ke sistem-sistem yang ada di pesawat itu sendiri. Kecil kemungkinan terjadi Resonansi antara frequency carrier dari HP dengan rotation frequency dari rotating parts dari engine karena getaran biasanya memang terjadi pada frequency yang rendah. Tapi kalo dari analisis radiasi HP yang ditimbulkan terhadap sistem-sistem penerbangan bisa dimungkinkan terjadi kegagalan sistem.
Seperti kita tahu "trend" di Indonesia, begitu PA (Passenger Announcement) dari pilot menginformasikan "Now we are approaching to ...." alias pesawat telah mendekati landasan, banyak masyarakat kita (mungkin bahkan kita sendiri) langsung saja mengaktifkan HP.
Sebenarnya bukan hanya HP yang berpotensi mengganggu proses penerbangan ini, berdasarkan contoh kasus diatas, komputer, CD player dan electronic game juga berpotensi untuk mengganggu. Regulasi memang telah tertulis, jika kita dilarang mengaktifkan alat komunikasi selama penerbangan. Oleh karenanya, alangkah bijaksananya jika kita meminimalisasi variabel-variabel yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut.

Temenku pernah bilang ke aku, "Rakyat kita ini memang High-Class tapi KATROG. HP-nya mahal-mahal, transportasi pake pesawat. Tapi bodohnya gak ketulungan. Ada yang gaktau kenapa larangan itu dibuat, ada yang tau tapi tetap aja gak peduli. Orang indonesia harus selalu belajar dengan cara yang keras".
Dapat dimaklumi, masyarakat kita pada umumnya memang belum melek arti taat hukum, tatakrama menggunakan HP, disamping juga belum mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan HP dan/atau alat elektronik lainnya terhadap sistem-sistem pada pesawat terbang. Untuk itulah ponsel harus dimatikan, bukan hanya di "silent", selama berada di dalam pesawat.

Memang bangsa ini banyak terbelit masalah saat ini, salah satunya rasa malu yang sudah mulai hilang dari masyarakat kita. Kita perbaiki bangsa ini mulai dari diri kita sendiri. Tidakkah kita malu jika dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum dan sekaligus tidak tahu tata krama?
Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki HP. Semua orang tahu kita sedang buru-buru. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, taatilah regulasi yang telah ditetapkan.

Semoga suatu hari rakyat kita bisa sedikit lebih pintar. Untuk Indonesia yang lebih baik dan lebih maju...

Cheers.....
Wass...

Arif

Jumlah posting : 1
Join date : 12.08.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik